Jakarta, Aktual.co — Penggalian pipa secara sembarangan yang banyak dilakukan oleh sejumlah perusahaan milik negara banyak membuat beberapa titik jalan di Jakarta mengalami kerusakan dan dalam proses pengerjaannya kerap membuat kemacetan.
Menanggapi hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku, tidak berani menegur perusahaan negara yang melakukan penggalian tersebut.
“Sanksinya nggak jelas juga karena mereka berkuasa juga. Sama kaya Pertamina, PLN, Telkom. Kamu berani ngga potong kabelnya PLN? Nongol dan ditanam di dalam gotnya kita. Nah kita ditekan gitu,” katanya, Selasa (19/5).
Dikatakan Ahok sapaan Basuki kalau hasil dari penggalian tersebut banyak membuat beberapa saluran tersumbat. Ahok juga mengaku dari pada berurusan dengan PLN, Telkom ataupun Pertamina, dirinya lebih memilih menginstruksikan Dinas Kebersihan membersihkan saluran air yang dipenuhi sampah.
“Nanti kita mau kasih nomor undian saja lah biar orang bersihin sampah yang depan gotnya sampai bersih, asal dapat 6 kali bisa lapor dan dapat undian di HUT Jakarta sama di tahun baru,” imbuhnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















