Papua, Aktual.co — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengakui, tiga produk air minum kemasan yang dihasilkan pengusaha lokal telah bersertifikasi standar nasional Indonesia (SNI).

“Produk air minum kemasan berlabel SNI yakni produk air mineral Fressa, Agung dan Tirta,” kata Kepala Disprindag Biak, Mulyono Pasande MM menanggapi sertifikasi SNI bagi produksi air minuman kemasan di Biak, Sabtu (22/11).

Ia mengatakan, jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak Numfor terus mengawasi peredaran produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi pengusaha lokal Biak dengan memanfaatkan sumber air setempat.

Dia mengatakan, labelisasi SNI bagi produk AMDK sudah wajib dilakukan pengusaha karena peredarannya dijual ke masyarakat umum sebagai kebutuhan pokok keseharian “Labelisasi SNI diwajibkan untuk menjamin higienitas bagi konsumen, agar terjamin keamanan bagi produksi air dalam kemasan yang dikonsumsi masyarakat,” kata Mulyono.

Dia mengatakan, peraturan wajib SNI bagi AMDK selain untuk melindungi masyarakat, juga untuk mendorong peningkatan daya saing serta keselamatan konsumen dan melestarikan fungsi lingkungan hidup.

Mulyono mengingatkan, pelaku usaha yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penjualan air kemasan yang tidak memenuhi standar dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Ia mengatakan, tanda SNI AMDK dibubuhkan pada setiap produk kemasan dengan pemberian tanda label air kemasan yang dijual ke masyarakat.

“Sedangkan untuk kelayakan mutu kualitas air sesuai SNI harus dievaluasi minimal setahun sekali, ya ini sudah menjadi kewajiban lembaga berwenang mengawasi peredaran air kemasan,” ujarnya.

Hingga Sabtu pagi aktivitas penjualan air minum isi ulang kemasan yang tersebar di berbagai sudut kota masih lancar dan normal setiap hari melayani kebutuhan air minum warga.

()

(Andy Abdul Hamid)