Jakarta, Aktual.co — Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat akan menggelar pertunjukan budaya dari Betawi dan Tiongkok dalam Festival Kota Tua Tempo Doeloe di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 8-9 November 2014.
“Pertunjukan itu digelar agar masyarakat bisa mengapresiasi seni budaya tradisional yang mulai langka sekaligus mempertahankan Kota Tua sebagai warisan sejarah,” kata Kepala Seksi Pergelaran dan Pameran Sudin Kebudayaan Jakbar Wawan Hermawan di Jakarta, Rabu (6/11).
Pergelaran budaya Betawi dan Tiongkok ini, menurut Wawan, untuk menunjukkan beragamnya etnis dan kebudayaan yang ada di Jakarta.
“Jadi kami ingin menunjukkan ada campuran kebudayaan di Jakarta,” ujar Wawan.
Pada Festival Kota Tua Tempoe Doeloe tersebut, seni budaya Betawi yang akan ditampilkan adalah gambang kromong, silat Betawi, lenong, dan tari-tarian. Sementara pertunjukan wushu dan barongsai akan mewakili etnis Tionghoa.
Selain pertunjukan tersebut, dalam festival itu juga akan diselenggarakan drama kolosal tentang Imam Syafei ataunyang dikenal sebagai Bang Pi’i, seorang preman Pasar Senen yang diangkat menjadi Menteri Urusan Keamanan di era Presiden Sukarno.
“Kami mengangkat tokoh Bang Pi’i karena melambangkan sosok yang pemberani di masa kemerdekaan. Pertunjukan ini akan berlangsung selama 30 menit,” jelas Wawan.
Festival Kota Tua Tempoe Doeloe ini sendiri bertema suasana tahun 1950 sampai 1970-an dan dilaksanakan oleh Sudin Kebudayaan Jakarta Barat dan Unit Pelaksana Kawasan (UPK) Kota Tua.
Acara ini berlangsung dari pukul 15.00-21.00 WIB pada Sabtu (8/11) dan pukul 06.00-15.00 WIB pada Minggu (9/11).

()