Jakarta, Aktual.co — Awal pekan kemarin IHSG berhasil melanjutkan kenaikan. Laju IHSG tampak sumringah dengan hadirnya sejumlah sentiment positif antara lain imbas masih menghijaunya laju bursa saham Asia yang yang terimbas juga oleh masih positifnya laju bursa saham AS seiring positifnya data-data ekonomi yang dirilis seperti naiknya building permits, housing starts, dan consumer sentiment

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan berada pada rentang support 5.015-5.030 dan resisten 5065-5107 Pada perdagangan Selasa (21/10). Shooting star di atas middle bollinger band (MBB ). MACD melanjutkan pergerakan positif setelah terbentuk golden cross dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali melanjutkan kenaikan.

“Laju IHSG mampu melampaui kisaran target resisten 5.032-5.055. Meski laju IHSG bergerak naik signifikan namun, meninggalkan utang gap besar di level 4976-5040,” ujar analis pasar modal Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada dalam riset yang diterima di Jakarta, Selasa (21/10).

Reza melanjutkan bahwa terlihat mulai adanya aksi jual jelang akhir sesi dan berpotensi mengalami pelemahan jika aksi jual kian besar. Namun, demikian, diharapkan positinya laju bursa saham global masih dapat mengimbangi aksi jual sehingga IHSG tidak melemah dalam.

(Eka)