Aksi Peluk untuk Donor Cangkok Ginjal Viara Hikmatunnisa
Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata "gadis kecilku" untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata “gadis kecilku” untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata “gadis kecilku” untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata “gadis kecilku” untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata “gadis kecilku” untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
Seorang warga Situbondo yang bernama Syaihul Hady memeluk pengunjung Car Free Day usai memberikan bantuan untuk pengobatan cangkok ginjal anaknya yang bernama Viara Hikmatunnisa , di Kawasan Bunderan HI, Jakarta, Minggu (27/8/2017). Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata “gadis kecilku” untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
Aksi peluk yang dilakukan Syaihul Hady warga Situbondo yang berjuangan untuk kesembuhan Viara Hikmatunnisa dengan menjual novel kisah nyata “gadis kecilku” untuk biaya cangkok ginjal anaknya. AKTUAL/Munzir
4 tahun terakhir, Viara Hikmatunnisa seorang gadis cilik asal Situbondo, Jawa Timur harus berjuang melawan berbagai penyakit yang mematikan. Dimulai dari lengket pada usus hingga harus melakukan cangkok ginjal. AKTUAL/Munzir