Jakarta, Aktual.com – Seorang bayi parempuan yang berusia empat hari, berhasil diselamatkan oleh Organisasi Proactiva Open asal Spanyol di Perairan Mediterania, Sabtu (1/4). Bayi tersebut ditemukan di salah satu perahu karet yang membawa lebih dari 200 pengungsi.
“Satu pekan lalu, saya menemukan jasad seseorang dari Laut Tengah untuk pertama kali. Hari ini saya membawa sebuah kehidupan baru,” kata pria yang menyelamatkan bayi tersebut Daniel Calvelo, dikutip Reuters, Senin (3/4).
Sementara itu, ibu (29) dan ayah (34) sang bayi yang berasal dari Ghana juga berhasil diselamatkan. Mereka memutuskan setelah bayi itu lahir, mereka akan merantau ke Eropa, sebelumnya mereka sempat tinggal di Libya selama dua tahun.
“Kami ingin pergi ke Prancis atau Jerman. Di sana ada masa depan bagi keluarga kami,” kata ayah sang bayi, Richard Ohene, dikutip reuters, senin (3/4).
Sebelumnya, para pengungsi dari Afrika Utara dan Tengah, Sri Lanka, serta Yaman kapal yang ditumpangi sempat menemui masalah sekitar 22 mil dari kota Sabratha, Libya. Sabratha telah menjadi titik pangkal keberangkatan yang sering dilalui oleh organisai penyelundupan manusia di Libya.
Jika kapal yang mereka tak terombang-ambing, diperkirakan mereka akan lebih cepat mencapai pelabuhan Augusta di Kota Sisilia, Italia, minggu (2/4) sore. Menurut juru bicara Coast Guard. Ia dimenambahkan bahwa para Migran Di Italia Masih belum memiliki tujuan.
Negara Italia dijadikan sebagai titik utama kedatangan di Eropa untuk orang-orang di negara-negara Afrika. Sebagian besar dari mereka melintasi Mediterania dari Libya untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Pewarta : Gespy Kartikawati Amino
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















