Jakarta, Aktual.co — Aktivis Petisi 28, Haris Rusly mengatakan bahwa tujuh bulan pemerintahan Presiden Jokowi berjalan, tak menunjukan adanya perbedaan signifikan dengan masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sewaktu menjabat sebagai presiden.
Terutama, dalam cara melihat permasalahan bangsa berdasarkan akar permasalahaannya.
“Kami menilai presiden masih menjadi lanjutan Presiden SBY dalam memahami kesalahan pertama adalah presiden tidak berkehendak menyelesaikan akar permasalahannya,” ucap Haris dalam acara diskusi bertajuk ‘Berlanjutnya Kekacauan Sistem Negara, Krisis Kepemimpinan Nasional dan Ketidakpastian Kebijakan di Era Presiden Joko Widodo’, di Warung Komando, Jakarta, Selasa (19/5).
Menurut Haris, selama 17 tahun reformasi, permasalahan bangsa yang tidak terselesaikan hingga saat ini lantaran tidak adanya penanganan di akar permasalahan, yakni berawal dari perubahan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
“Terkait dengan amademen ’45 dan itu sama saja dengan SBY dimana 17 tahun reformasi tidak diselesaikannya amademen ’45 yang menjadi akar masalah. Sehingga, belum ada yang membedakan antara Jokowi dan SBY dalam melihat akar masalah.”
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang













