Denpasar, Aktual.co — Aktivis perlindungan anak dari lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah, meminta pihak kepolisian untuk menghukum seberat-beratnya  ibu angkat Angeline, Margareth.
“Saya meminta agar pembunuh Angeline dihukum mati,” tegas Siti di Denpasar, Rabu (10/6). 
Menurut perempuan yang akrab disapa Ipung itu, Angeline diduga sengaja dibunuh (Baca: Meski Ditahan, Status Ibu Angkat Angeline Masih Terperiksa). 
“Ada bekas jeratan di leher. Dia dibunuh. Indikasinya kuat. Dia dibungkus dengan bed cover warna putih,” ucapnya.
Angeline ditemukan tewas di belakang rumahnya dekat kandang ayam sekira pukul 12.30 WITA. Jasadnya kini dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk dilakukan otopsi (Baca: Jenazah Angeline Ditemukan di Lahan Pisang Dekat Kandang Ayam). 

()