Mogadishu, Aktual.com – Pegaris keras al Shabaab mengambil alih kekuasaan sebuah kota di wilayah barat laut ibu kota Somalia dari pasukan pemerintah, Minggu (30/10).
Insiden itu merupakan aksi terbaru pegaris keras yang ingin menjatuhkan pemerintahan dukungan barat di Somalia.
Al Shabaab sempat menguasai banyak wilayah Somalia. Pegaris keras itu telah bertempur bertahun-tahun demi memaksakan pemahaman islamnya yang keras di negara tersebut.
Uni Afrika dan tentara Somalia telah mengusir pasukan al Shabaab dari sejumlah markas dan pelabuhan, tetapi mereka masih mengadakan serangan kecil, dan di wilayah terpinggir lainnya.
“Banyak pasukan al Shabaab menyerang kami pagi ini, setelah pertempuran singkat itu, kami meninggalkan kota karena alasan taktis,” kata Walikota dari tentara, Hussein Edin dari kota terdekatnya, Baidoa.
Satu tentara Somalia dikabarkan tewas, katanya.
Kota Goofgaduud terletak 250 kilometer dari barat daya Mogadishu, ibukota Somalia.
Juru bicara operasi militer al Shabaab, Sheikh Abdiasis Abu Musab membenarkan kelompoknya telah mengambil alih wilayah tersebut.
Ia mengatakan tujuh tentara Somalia tewas.
Meski demikian, informasi korban jiwa yang diberikan al Shabaab dan pemerintah kerap berbeda.
Peristiwa lainnya, tentara Somalia berhasil menyelamatkan seorang perempuan Kenya yang diculik bajak laut pada 2015, kata laman radio pemerintah, radiomuqdisho.net, Minggu.
Namun, pihak tersebut tak memberi informasi lebih lanjut mengenai perempuan tersebut.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan

















