Jakarta, Aktual.co —  Wacana pemerintah Jokowi-JK untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan. Lalu, apakah dukungan itu tidak bertentangan dengan garis partai politik dengan tagline membela wong cilik yang selama ini diperjuangkan.

Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari mengatakan bahwa kenaikan harga BBM mempunyai alasan tersendiri, dimana saat ini sempitnya kondisi fiskal APBN pemeritah, dan ingin memperbaiki skema subsidi.

“Ada alasan berbeda ya. Pada saat ini kita tahu bahwa ada defisit di anggaran sehingga kita membutuhkan dana tapi di saat yang sama saya ingin ingatkan bahwa pak Jokowi ingin perbaiki skema subsidi,” ucap dia, usai menjadi pembicara dalam acara diskusi, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11).

“Dari orientasi produk menjadi orientasi targeted group,” tambahnya.

Sehingga, sambung dia, dalam skema yang akan datang, subsidi akan langsung dimanfaatkan dan diterima oleh grup yang memang ditujukan menjadi skema subsidi tersebut.

“Misalnya subsidi khusus petani, nelayan, janda-janda, orang miskin. Kalau subsidi seperti sekarang (terbuka) kan siapapun bisa ambil. Dan tidak menjamin efektifitas subdisi tersebut,” tandasnya

(Novrizal Sikumbang)

(Eka)