Jakarta, Aktual.co — Hanya dengan modal 10 juta Yen pada awalnya, perusahaan Yoshihide Matsumura Engineering Co.Ltd yang didirikan pada September 1988 memang bukanlah termasuk perusahan besar.
Akan tetapi, dengan temuan barunya tersebut, sebagai perusahaan yang menciptakan alat detektor keaslian untuk mata uang Dolar AS, Euro dan Yen ini akhirnya mampu membuat nama perusahaan asal ‘Negeri Sakura’ ini semakin terkenal di dunia.
“Saya membuat detektor uang palsu ini untuk kebenaran agar masyarakat tidak dirugikan oleh uang palsu. Jadi bukan untuk cari uang saja,” urai Yoshihide Matsumura, CEO Matsumura Engineering Co.Ltd.
Sementara itu, dengan alat Detektor Super-S, tipe EXC-5700A yang diciptakan oleh Yoshihide Matsumura ini, banyak perusahaan lain mengajaknya bergabung dengan alasan ingin membesarkan perusahaannya.
Namun sayang, baik tawaran dari beberapa perusahaan besar tersebut ditolaknya. Ia beralasan alat super detektor canggih yang diciptakannya ini memiliki tingkat kerahasiaan yang menyangkut keamanan nasional.
Meskipun modal setor usahanya tidak terlalu besar, kini dengan kepopuleran serta penemuan teknologi terbarunya mendeteksi uang 100 dolar AS terbaru bisa membedakan asli atau palsu, membuat penjualan detektornya mencapai 10 ribu unit setiap tahunnya.
Sementara itu, untuk satu unit harga alat detektor canggih ini, Yoshihide Matsumura menjualnya sekitar Rp18 juta. Menariknya, mesin deteksi canggih asal ‘Negeri Matahari Terbit’ ini secara otomatis dapat mendeteksi dan menghitung waktu uang kertas, serta otomatis menganalisanya.
Menurutnya, melalui ujicoba yang dilakukan berkali-kali dan semua berhasil dengan baik, alat detektor canggih ini bisa membedakan uang asli atau palsu meskipun sudah terlipat, lecek, kotor serta bau.
Artikel ini ditulis oleh:

















