Jakarta, Aktual.co — Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo mengungkapkan, rencana sanksi yang akan diberikan oleh Induk Olahraga Dunia dan Asia (IOC dan OCA), ternyata bukan hanya permasalahan dari penggunaan logo lima ring yang gunakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Dijelaskan mantan Ketua Umum KONI itu, rencana sanksi kepada Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018, tidak bisa dilakukan, juga karena dampak belum keluarnya Keputusan Presiden terkait penyelenggaraan even olahraga terbesar se-Asia itu oleh Presiden Joko Widodo.
“Surat dari Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah (Presiden OCA) serta Thomas Bach (Presiden IOC) yang ditujukan langsung ke Presiden Jokowi, malah meminta agar National Olympic Committee (NOC) Indonesia segera ditegaskan. Jika tidak, akan berimplikasi pada di-suspend-nya Indonesia sebagai Tuan Rumah AG 2018,” kata Rita ketika melakukan pemaparan persiapan AG dengan Menpora, Imam Nahrawi di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2).
Oleh sebab itu, Rita meminta kepada pemerintah, melalui Kemenpora untuk mendorong penerbitan Keppres tersebut dengan segera. Ini dilakukan agar Indonesia terhindar dari ancaman sanksi yang akan dijatuhkan oleh dua lembaga tersebut.
“Keppres harus segera dibuat sebagai dasar pembuatan SK Panitia AG 2018. Kemudian, penandatanganan MoU dengan Beijing untuk pengembangan atlet. Lalu, menunjuk Ambassador Indonesia untuk penyelenggaraan AG,” jelasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















