Jakarta, Aktual.com – Taman Impian Jaya Ancol menyiapkan aturan Senang Selamat Bareng Bareng (SSBB) bagi pengunjung, sebelum dibuka pada 20 Juni 2020.

“Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah untuk area wisata,” kata Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (10/6).

Ia merinci, aneka ketentuan dalam SSBB Ancol itu antara lain jumlah pengunjung dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal, anak di bawah lima tahun dilarang masuk, termasuk ibu hamil dan lanjut usia di atas 50 tahun.

Selain itu, Ancol menerapkan kebijakan pembayaran nontunai sehingga tidak ada penjualan tiket di loket.

Pengunjung hanya dapat membeli tiket via daring melalui situs www.ancol.com ataupun mitra penjualan tiket resmi yang bekerjasama dengan Ancol dan mulai dapat diakses 13 Juni 2020.

“Pengunjung pun wajib melakukan reservasi sebelum berkunjung ke Ancol. Khusus pengunjung yang membeli tiket di website Ancol, tanggal kedatangan sudah dapat dipilih sejak pembelian tiket,” kata Syahali.

Selain itu, protokol kesehatan umum tetap dijalankan seperti pengetesan suhu tubuh, penggunaan masker menutupi mulut dan hidung, serta penjagaan jarak hingga satu hingga dua meter.

Pembukaan tempat-tempat rekreasi di Ancol itu dilakukan secara bertahap yakni tahap pertama tempat-tempat rekreasi yang dibuka di antaranya Pantai, Allianz Ecopark, Pasar Seni, Dunia Fantasi (Dufan), Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol, serta restoran yang berada di dalam kawasan Ancol dan penginapan Putri Duyung Resort.

“Untuk unit rekreasi air Atlantis Water Adventures dipersiapkan akan dibuka pada tahap selanjutnya,” kata Syahali.

Terdapat juga penyesuaian jam operasional seperti di pintu gerbang utama dan kawasan pantai dibuka mulai pukul 06.00- 20.00 WIB, Dunia Fantasi dibuka mulai pukul 10.00- 18.00 WIB, Ocean Dream Samudra dan Seaworld Ancol dibuka mulai pukul 09.00- 17.00
WIB.

Ancol juga berkomitmen untuk mendukung pembukaan tempat rekreasinya di tengah PSBB transisi dengan menyiapkan titik-titik wastafel serta cairan pencuci tangan sehingga memudahkan warga untuk rajin mencuci tangan.

 

Antara

(As'ad Syamsul Abidin)