Jakarta, Aktual.co —Pihak Angkasa Pura II salahkan penumpang Lion Air yang mengamuk sebagai penyebab terganggunya kegiatan penerbangan maskapai lain di Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengatakan tumpukan penumpang Lion Air dari mulai Rabu, hingga Jumat, mengakibatkan terganggunya kegiatan penerbangan maskapai lain. Misal, Sriwijaya Air di terminal 1B dan AirAsia di terminal 3.
Sebab penumpang Lion Air pada Jumat pagi (20/2) memblokir jalur operasional pelayanan penumpang serta menutup akses ke terminal 3.
“Sehingga penerbangan dua maskapai itu harus dipindahkan ke terminal 2,” ujar Budi, saat konferensi pers, di Jakarta, Minggu (22/2).
Selain lakukan pemblokiran, ujar Budi, penumpang Lion Air yang marah juga telah merusak fasilitas bandara. Yakni memecahkan kaca di beberapa titik di Terminal 1 dan 3. Merusak komputer ‘check-in’ di Terminal 1, memblokir ‘cubside’ di Terminal 3 dan mengancam membakar dan memblokir runway apron.
“Menurut kami telah terjadi tindakan anarkis yang tentu menimbulkan kekacauan,” ujar dia.
Atas dasar penilaian bahwa kondisi bsia berlanjut jadi situasi tak terkendali dan bisa menimbulkan dampak buruk dan membahayakan penerbangan, maka pihak Angkasa Pura II kucurkan dana talangan untuk refund tiket penumpang Lion Air yang gagal terbang.
Artikel ini ditulis oleh:













