Jakarta, Aktual.com – Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan beberapa pembenahan di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, untuk mengantisipasi banjir.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti Suryandari mengatakan, pembenahan dilakukan di Rawa Buaya lantaran wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan rawan banjir saat musim hujan.

“Kita sedang membangun dua kolam olakan dan perbaikan beberapa pintu air agar berfungsi maksimal saat terjadi banjir,” kata Purwanti saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/9).

Pihaknya tengah membangun kolam olakan di Jalan H Djairi dan di Komplek Karina Sayang yang saat ini pembangunannya masih 25 persen.

Selain itu, dua pintu air di kawasan Flamboyan dan di Jalan Wibisana sedang dalam perbaikan. Sampai saat ini perbaikannya masih 25 persen.

Pihaknya juga menambah beberapa kapasitas saluran air mikro yang ada di Jakarta Barat. Hal tersebut dilakukan agar saluran air bisa lebih banyak menampung air yang meluap.

“Pengurasan saluran mikro sedang berlangsung dengan pencapaian 70 persen,” kata Purwanti.

Perbaikan beberapa saran dan prasarana itu tengah dikebut agar dapat berfungsi saat musim hujan datang di akhir tahun nanti.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto memfokuskan penanganan banjir di lima lokasi, yakni Green Garden, Rawa Buaya, Duri Kepa dan Tegal Alur.

Lima titik tersebut merupakan wilayah yang mengalami banjir terparah pada musim hujan beberapa waktu lalu.

“Kita lakukan beberapa pembenahan di wilayah itu untuk mengantisipasi datangnya musim hujan,” kata Uus Kuswanto.

Uus mengatakan pembenahan itu terdiri dari penambahan kolam embung, perbaikan saluran air yang tersumbat, dan pengadaan pompa air di beberapa titik.

Pihaknya juga mengerahkan pasukan dari Sumber Daya Air untuk melakukan kegiatan gerebek lumpur di lima lokasi itu. Dengan pembenahan tersebut demikian, Uus yakin lima wilayah tersebut bisa terhindar dari banjir di musim hujan.

(Nusantara Network)