Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik Budi Setiono menyebutkan bahwa faktor ekonomi dan politik saling mempengaruhi satu sama lain.
Hal ini dikatakan terkait dengan naiknya harga beras, gas elpiji, dan terbaru kenaikan harga BBM jenis premium. Kondisi buruk di lingkup ekonomi ini memberikan dampak pada lingkup kegiatan politik.
“Tinggal bagaimana pengambil keputusan mengartikulasi kondisi yg ada di bidang ekonomi dari suara rakyat kemudian direalisasi dalam pengambilan keputusan di parlemen maupun di kabinet,” kata Budi, Selasa (3/3).
Budi menyebutkan, kenyataan yang terjadi saat ini terjadi turbulensi harga dan nilai tukar rupiah tertinggi dalam lima tahun terakhir, sehingga mengharuskan adanya langkah konkrit dari legislatif dan eksekutif.
“Kalau tidak, bisa terjadi revolusi rakyat,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh: