Jakarta, aktual.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengungkapkan, pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 dari sejumlah terminal di Ibu Kota masih berjalan lancar, hingga diprediksi puncaknya terjadi pada 18 Maret 2026.
“Untuk kebijakan mudik dan pelaksanaan mudik di Jakarta, Alhamdulillah, dari empat terminal utama dan tiga terminal tambahan yang kami monitor masih berjalan lancar, terutama di terminal tipe A, yaitu Terminal Terpadu Pulo Gebang,” kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Hermawan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (17/3).
Dia memastikan pihaknya terus memantau perkembangan arus mudik di empat terminal utama dan tiga terminal tambahan yang melayani keberangkatan pemudik.
Menurut dia, salah satu titik pemantauan utama berada di Terminal Terpadu Pulo Gebang yang merupakan terminal tipe A dan menjadi salah satu pusat keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) terbesar di Jakarta.
Ujang menjelaskan berdasarkan data pemantauan terakhir, lonjakan penumpang sempat terjadi pada Jumat (13/3) lalu. Pada hari itu, tercatat lebih dari 4.000 penumpang berangkat menggunakan sekitar 800 bus dari terminal tersebut.
Dishub DKI juga menyiagakan berbagai unsur petugas untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan pemudik.
Petugas yang berjaga di terminal berasal dari berbagai instansi, mulai dari Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan.
“Kami menyiagakan petugas dari Dinas Perhubungan yang terpadu dengan Dinas Kesehatan, PMI, Pramuka, serta petugas dari masing-masing operator bus,” ujar Ujang.
Sementara itu, Dishub DKI memprediksi puncak arus mudik dari Jakarta akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari itu, diperkirakan jumlah penumpang yang berangkat dari terminal meningkat signifikan.
Pada waktu yang sama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menggelar program mudik gratis khusus bagi warga yang hendak menuju wilayah kepulauan.
Peserta program tersebut akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Muara Angke menuju wilayah Kepulauan Seribu.
“Pada tanggal 18 juga ada pemberangkatan mudik gratis ke Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke. Kami menyiapkan sekitar 19 kapal milik Dinas Perhubungan untuk mengangkut kurang lebih hampir 800 penumpang,” jelas Ujang.
Meski arus mudik mulai meningkat, hingga saat ini belum ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan perjalanan dari Jakarta menuju berbagai daerah tujuan.
Dishub DKI terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memantau kondisi lalu lintas di jalur mudik yang keluar dari Jakarta.
“Untuk saat ini, Alhamdulillah, masih terkendali. Kami juga berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya terkait situasi perjalanan mudik dari Jakarta ke daerah yang masih terpantau normal,” ucap Ujang.
Dia pun berharap koordinasi lintas instansi serta kesiapsiagaan petugas di lapangan dapat menjaga kelancaran arus mudik hingga puncaknya dalam beberapa hari ke depan.
“Sehingga para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman menuju kampung halaman,” ungkap Ujang.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















