ajang A*RX Overclocking Competition 2026. Aktual/HO

Yogyakarta, aktual.com — Setelah melalui persaingan ketat selama masa kualifikasi online, ARX (arxidmedia) bersama overclocker nasional Alva Jonathan resmi mengumumkan para pemenang ajang A*RX Overclocking Competition 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan secara daring tersebut berhasil menarik ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tingginya partisipasi menjadi bukti bahwa minat terhadap performa ekstrem PC dan dunia overclocking di Tanah Air masih sangat besar.

Ajang ini menghadirkan para penggemar tuning performa komputer untuk saling menguji kemampuan teknis, mulai dari optimalisasi prosesor hingga pengaturan sistem pendingin demi memperoleh skor benchmark tertinggi.

Kategori Top 3 Scorer menjadi kasta tertinggi dalam kompetisi. Para peserta bebas menggunakan platform apa pun untuk mengejar skor benchmark maksimal tanpa batasan perangkat tertentu.

Adapun para jawara tahun ini adalah:

Juara 1: Fariz “shappire”

Juara 2: Xiluan Kencang

Juara 3: Baharits “hrtz47”

Ketiga peserta tersebut dinilai berhasil menunjukkan stabilitas sistem sekaligus kemampuan tuning ekstrem yang konsisten sepanjang kompetisi berlangsung.

Selain kategori utama, panitia juga memberikan penghargaan Best by Socket, yakni kategori khusus bagi peserta yang mampu mengoptimalkan performa berdasarkan platform prosesor tertentu.

Para pemenangnya antara lain:

LGA 1851 (Intel Core Ultra Series)
Dimenangkan oleh Areng “ValueOC” dengan pencapaian frekuensi 5750 MHz pada voltase rendah, menunjukkan efisiensi tuning tingkat tinggi, AM5 (AMD Ryzen 9000 Series) Diraih Ganjar “RenKenzaki” yang sukses memaksimalkan fitur Precision Boost Overdrive (PBO) untuk menghasilkan performa optimal. Serta AM4 Dimenangkan oleh “Blue.Fiber” melalui teknik tuning manual presisi pada platform generasi sebelumnya yang tetap mampu bersaing secara kompetitif.

Meski tidak seluruh peserta berhasil masuk jajaran juara utama, ARX tetap memberikan apresiasi melalui sesi Lucky Draw yang diumumkan dalam siaran langsung pada 17 Februari lalu.

Puluhan peserta beruntung berhasil membawa pulang berbagai hadiah dari sponsor. Salah satunya peserta dengan nama “BantalBambu” yang memperoleh heatsink fan premium dari ID-Cooling.

Selaku mentor sekaligus juri, Alva Jonathan mengaku terkesan dengan kualitas peserta tahun ini.

“Tahun ini persaingannya sangat ketat. Perbedaan juara satu dan dua terkadang hanya ditentukan suhu ruangan atau pemilihan timing RAM yang sangat spesifik. Ini menunjukkan level overclocker Indonesia sudah sangat maju,” ujarnya.

Senada dengan itu, Areng selaku kapten tim JKM OC turut mengapresiasi terselenggaranya kompetisi tersebut.

“Kami dari komunitas sangat mengapresiasi ajang seperti ini. Tim Indonesia berhasil masuk di dua kategori lomba. Kami berharap akan ada lagi event keren serupa ke depannya,” katanya.

Dengan berakhirnya A*RX Overclocking Competition 2026, ARX menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif bagi komunitas teknologi.

Menurut panitia, overclocking bukan sekadar ajang unjuk performa, melainkan cara memahami batas kemampuan perangkat keras serta mendorong inovasi teknologi di kalangan pengguna PC Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Okta