Ilustrasi: Pertamina. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), memastikan bahwa situasi politik dan keamanan di Venezuela yang memanas belakangan ini tidak berdampak terhadap aset maupun staf perusahaan di negara tersebut.

Manager Relations Pertamina Internasional EP (PIEP), Dhaneswari Retnowardhani, menyampaikan bahwa seluruh aktivitas operasional perusahaan di Venezuela tetap berjalan normal dan dalam kondisi aman, meski Amerika Serikat (AS) dilaporkan melancarkan serangan ke negara itu menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Dhaneswari dalam keterangan kepada media di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, PIEP terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap dinamika situasi yang berkembang di Venezuela. Selain itu, perusahaan juga menjalin koordinasi berkelanjutan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas.

“Hal ini merupakan bagian dari langkah kehati-hatian dan komitmen perusahaan dalam memastikan keselamatan serta keberlangsungan operasional,” tegasnya.

Diketahui, PIEP merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 71,09% pada Maurel & Prom (M&P). Salah satu aset yang dikelola oleh M&P berada di wilayah Venezuela.

M&P tercatat memiliki saham sebesar 50% pada Iberoamerica Petroregional (Urdaneta West), dengan porsi produksi sekitar 40% atau setara 32% produksi bersih bagi M&P. Selain itu, M&P juga terlibat dalam pengelolaan Blok 70/80 melalui Legopetrol dengan kepemilikan saham sebesar 10%, tingkat produksi mencapai 26,35%, dan jatah produksi bagi M&P sebesar 2,635%.

PIEP menegaskan akan terus menjaga aspek keselamatan dan keberlanjutan bisnis di tengah perkembangan situasi global yang dinamis.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano