‎”Kalau ada lubang yang bisa dia tembus kemungkinan gas terbuang besar. Pertanyaannya ada kemungkinan tidak meletus? Bisa. Tapi kalau injeksi dari bawah terus menerus dan lebih besar dari yang ke luar, dia bisa meletus. Sekarang tidak ada yang bisa mengukur yang terbuang dan masuk itu besaran mana,” ujarnya.

Jika ternyata gas yang terbuang lebih kecil dari yang dihasilkan, Devy tak menampik akan terjadi letusan. ‎Begitu pula sebaliknya, jika gas yang terbuang lebih besar dari gas yang diproduksi, maka dia kemungkinan gagal meletus. “Jadi, kalau kita lihat asap yang ke luar sedikit, itu justru waswas kita, karena gasnya tidak rilis kan. Inginnya kita rilis terus, kalau bisa membesar asapnya,” imbuh dia.

Bobby Andalan

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu