Jakarta, Aktual.com — Pola gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (19/2) ada potensi untuk berbalik arah melemah.
Hal ini karena dipicu pada perdagangan kemarin sudah mulai maraknya aksi jual dari para pelaku pasar, hanya untuk profit taking (ambil untung). Apalagi kondisi itu diyakini bakal berlanjut di hari ini.
Menurut analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, aksi jual dari para pelaku pasar itu tercermin dari peningkatan selling volume pada perdagangan Kamis (18/2), yang memanfaatkan adanya kenaikan IHSG.
“Jika kondisi ini terus berlanjut, maka IHSG pun dapat berpotensi mengalami pembalikan arah melemah,” kata Reza dalam analisis hariannya, Jumat (19/2).
Apalagi memang, break resisten IHSG di 4780-an sudah tercapai. Sehingga, kemungkinan besar Indeks belum kuat untuk melanjutkan ke target resisten berikutnya di 4800-4815.
Akan tetapi, pada perdagangan di akhir pekan ini sentimen positif terhadap laju IHSG sudah mulai ada. Hal ini dipicu adanya tren penguatan bursa saham Asia dan penurunan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia yang diyakini menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.
“Sehingga laju IHSG dibperdagangan hari ini akan berada pada level support di kisaran 4.700-4.725, dengan target resisten ada pada kisaran 4.815-4.838,” tandasnya.
Terlebih berdasar amatan teknikal, dari indikator spinning top ada pada area middle bollinger band (MBB), sedangkan kenaikan MACD masih terbatas dengan histogram positif yang lebih pendek. Sementara, indikator RSI, stochastic dan william’s %R mulai terbatas kenaikannya.
Dengan begitu, berdasar amatan teknikal tersebut, kata dia, pola gerak IHSG berada di atas area target support pada rentang 4.725-4.745 dan mampu melampaui target resistennya di kisaran 4.787-4.792.
Ia kembali menegaskan, adanya potensi pembalikan arah melemah pada IHSG di perdagangan hari ini mesti direspons para pelaku pasar dengan mencermati saham-saham berikut ini:
1. BMRI akan berada pada kisaran 9650-9950. Dianjurkan beli selama diperdagangkan di atas 9600 dan cut-loss di level 9550.
2. UNTR akan berada pada kisaran 15925-16700. Direkomendasikan beli selama diperdagangkan di atas 15900 dan cut-loss di level 15800.
3. AKRA akan berada pada kisaran 7675-8000. Dianjurkan beli selama diperdagangkan di atas 7650 dan cut-loss di level 7500.
4. PGAS akan berada pada kisaran 2655-2855. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 2650 dan cut-loss di level 2640.
5. ASII akan berada pada kisaran 7000-7600. Diharapkan beli selama diperdagangkan di atas 7000 dan cut-loss di level 6900.
6. BBTN akan berada pada kisaran 1525-1655. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1520 dan cut-loss di level 1500.
7. ISSP akan berada pada kisaran 189-200. Direkomendasikan beli selama diperdagangkan di atas 191 dan cut-loss di level 189.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan














