Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, dirinya akan ke Aceh menemui jajaran pemerintah daerah untuk membahas relokasi para pengungsi etnis Rohingya di wilayah tersebut.
Menurut dia, rencananya para pengungsi Rohingya akan ditempatkan di lokasi yang terpisah dari masyarakat. “Supaya tidak menjadi masalah sosial baru di masyarakat,” katanya di Jakarta, Kamis (28/5).
Ia mengatakan, dirinya akan berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah Aceh terkait daerah yang tepat untuk relokasi pengungsi Rohingya.
“Kalau tidak ada pulau ya kita carikan lokasi,” katanya.
Sebelumnya, gelombang pengungsi Rohingya terjadi akibat tindak kekerasan terhadap etnis tersebut di Myanmar. Etnis Rohingya merupakan etnis asal Bangladesh yang telah mendiami wilayah di Myanmar selama ratusan tahun. Namun etnis tersebut hingga kini tidak diakui kewarganegaraannya oleh Pemerintah Myanmar.
PBB pada Selasa (19/5) mendesak Indonesia, Malaysia dan Thailand menggelar penyelamatan bagi pengungsi, yang terkatung-katung di lautan, dan membolehkan mereka mendarat.
Menurut badan PBB untuk pengungsi (UNHCR), sekitar 4.000 pengungsi dari Myanmar dan Bangladesh berjuang mempertahankan hidup di perahu dengan cadangan makanan terbatas.
Gelombang pengungsi Etnis Rohingya ke Aceh dimulai pada 10 Mei 2015. Hingga kini terdapat sekitar seribu pengungsi yang berada di wilayah Aceh.
Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan kebijakan untuk menampung para pengungsi Rohingya dalam setahun ke depan., bekerjasama dengan organisasi PBB yang mengurusi pengungsi UNHCR.
Artikel ini ditulis oleh:

















