Manado, Aktual.com – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengerahkan kapal negara KN Singa Laut-402 beserta personel untuk misi bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Pelepasan kapal dilaksanakan di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (8/1/2026), sebagai bentuk respons cepat Bakamla RI dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat dan permukiman pascabencana.
Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Lukman Kharish menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Pulau Siau. Menurutnya, pengerahan unsur laut merupakan wujud kehadiran negara dalam situasi darurat.
“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Pulau Siau, Sulawesi Utara,” ujar Lukman.
Atas arahan Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah, Bakamla RI mengerahkan kapal KN Singa Laut-402 untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak dalam situasi darurat,” katanya.
KN Singa Laut-402 yang dikomandani Letkol Bakamla Hadi Wahyono membawa berbagai kebutuhan logistik, di antaranya bahan pangan, air minum, perlengkapan bayi dan perempuan, alat kebersihan, obat-obatan ringan, serta perlengkapan tidur. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Zona Bakamla Tengah, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado, BPBD, Badan Kesbangpol Sulawesi Utara, serta partisipasi aktif masyarakat.
Selain logistik, misi kemanusiaan ini juga diperkuat dengan kehadiran tenaga kesehatan dari Provinsi Sulawesi Utara yang akan memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi warga setibanya di lokasi terdampak.
Pelepasan KN Singa Laut-402 menegaskan peran Bakamla RI tidak hanya dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan lintas wilayah. Bakamla RI menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung penanggulangan bencana, sejalan dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan untuk Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















