Jakarta, aktual.com – Massa Aksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Se-Jakarta Timur menolak kenaikan harga BBM.

Dalam pantauan aktual.com, massa aksi berkumpul di depan gedung DPRD DKI Jakarta sambil membakar ban sebagai tanda penolakan kenaikan BBM, Rabu (14/9).

Massa aksi berjumlah sekitar 50 orang dari berbagai perguruan tinggi sekitar Jakarta Timur.

“Pemerintah DKI Jakarta harusnya memberikan subsidi BBM,” ucap orator di atas Mobil Komando.

Ia juga menyindir Pemerintah dan juga DPR karena kebijakan-kebijakannya tidak pro terhadap rakyat.

“Seluruh kebijakan yang diambil Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat tidak pro kepada rakyat,” ucapnya

(Rizky Zulkarnain)