Banda Aceh, Aktual.co — Tim gabungan TNI/Polri kembali terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata di kawasan Desa Blang Malu, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Minggu (24/5) dinihari. Akibatnya, Muhammad Reza alias Cagee (28) warga Pidie, tewas diterjang timah panas polisi pada bagian pinggang kiri tembus ke punggung. Dua rekannya, Muhammad Nasir (27) warga Pirak Timu, Aceh Utara dan Nasir Khadafi (28) warga Pidie ditembak pada bagian kaki dan kini ditahan di Mapolres Pidie.
Informasi yang dihimpun Aktual.co, menyebutkan polisi dan TNI yang selama ini menyisir sejumlah lokasi di Pidie bertemu dengan kelompok bersenjata itu di lintas Jalan Negara Medan-Banda Aceh. Kelompok itu di berhenti di salah satu kios. Hingga, kontak tembak tak bisa dihindarkan.
“Saya dan Reza duduk di kedai menunggu teman lain. Tiba-tiba aparat mengepung dan terjadi kontak tembak,” ujar Muhammad Nasir di RSU Tgk Chiek Ditiro, Pidie.
Polisi menemukan satu senjata, satu magazen dan 30 butir peluru. Senjata itu diduga milik Cagee. Kapolres Pidie AKBP Muhajir membenarkan peristiwa itu. Disebutkan, pihaknya terus mengembangkan penyelidikan dan penyidikan dan terus memburu kelompok kriminal bersenjata di wilayahnya.
Sebelumnya, polisi juga terlibat kontak tembak di Pidie. Akibatnya, tiga orang tewas dalam kejadian itu. Ketiganya diduga anggota Din Minimi-orang yang paling dicari-aparat keamanan di Aceh saat ini. Din Minimi diduga kuat terlibat sejumlah aksi kriminal dengan senjata api di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kota Lhokseumawe.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby