Tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi puing-puing dan mencari korban yang tertimpa bangunan di Pasar Tringgadeng, Pidie Jaya, Aceh, Kamis (8/12). Gempa 6,5 SR yang berpusat di Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (7/12), mengakibatkan lebih dari 100 orang tewas, ratusan orang luka-luka serta ratusan bangunan rusak berat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./pd/16

Tangerang, Aktual.Com-Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menyebut jika Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh beroperasi selama 24 jam guna menjamin kelancaran bantuan kargo udara yang ditujukan bagi para korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Dalam kondisi normal kata Awaluddin bandara hanya beroperasi hingga pukul 18.00 WIB atau 22.00 WIB. Adapun pelaksanaan siaga operasional 24 jam ini dilaksanakan hingga kondisi dinilai kondusif.

Beberapa pihak pun mendukung siaga penuh operasi tersebut seperti otoritas bandara, Airnav Indonesia, dan pihak-pihak lain.

“Kami berharap siaga 24 jam di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dapat membantu seluruh pihak sehingga dampak dari gempa dapat tertangani dengan baik ” jelas Awaluddin, di Tangerang, Senin, 12 Desember 2016.

Lebih lanjut dia mengatakan AP II juga akan menyiagakan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang digunakan untuk penerbangan khusus dalam misi kemanusiaan, penanganan bencana, atau bantuan bagi korban di Pidie Jaya.

(Bawaan Situs)