Banda Aceh, Aktual.co — Hujan deras merendam belasan kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara sejak Minggu (20/12) malam hingga Rabu (23/12).
Kecamatan yang terendam banjir yaitu Kecamatan Langkahan, Tanah Jambo Aye, Lhoksukon, Cot Girek, Baktiya Barat, Lapang, Tanah Pasir, Syamtalira Aron, Matangkuli, Pirak Timu, Tanah Luas, Meurah Mulia, Geureudong Pase dan Kecamatan Simpang Keuramat.
Pantauan Aktual.co, selain merendam rumah warga, jalan Exxon dari Simpang Rangkaya menuju Parang Sikureung kecamatan Matangkuli juga terendam. Bahkan, di kawasan Desa Rayeuk Kuta Kecamatan Luas, air di badan jalan mencapai 70 centimeter. Kondisi ini menyebabkan warga yang menggunakan sepda motor (sepmor) tak bisa melintasi.
Kondisi terparah terjadi di Matangkuli, Pirak Timu, Lhoksukon, dan Langkahan, dengan ketinggian 2-3 meter di dalam rumah. Banjir juga menyebabkan puluhan sekolah terpaksa diliburkan karena akses jalan terhambat.
Beberapa warga yang memaksa melintasinya terpaksa harus mendorong sepeda motornya yang mati. Bahkan sebagian warga terpaksa mengangkut motorrnya dengan menggunakan mobil.
“Tadi semua warga sudah dievakuasi tim Search And Rescue (SAR) yang dibantu warga. Karena dikhawatirkan jika tak keluar dari rumahnya akan terkurung banjir, apalagi air terus naik,” ujar Keuchik Hagu M Nasir.
Sementara itu, Mahyuddin warga Trieng Kecamatan Pirak Timu menyebutkan, warga yang sudah mengungsi Desa trieng, Desa Beuracan, Asan Krueng Kreh, Tanjong Sereukui dan sejumlah desa lainnya ke meunasah masing-masing. “Ketinggian air dalam rumah warga sudah lebih 2 meter, sehingga tak ada pilihan lain jika tak mengungsi,” katanya.
Wakil Bupati Aceh Utara M Jamil bersama Wakil Ketua DPRK Aceh Utara Abdul Mutaleb turun ke lokasi untuk memantau lokasi banjir.
“Saya tadi sudah melaporkan ke gubernur banjir yang terjadi di Aceh Utara, karena tahun ini lebih parah dibandingkan sebelumnya dan lebih merata,” ujar Jamil.
Artikel ini ditulis oleh:













