Jakarta, Aktual.co —Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengerahkan Kapal Negara Bintang Laut 4801 dari Batam untuk bantu pencarian Pesawat Air Asia QZ 8501 di sekitar perairan Belitung, Bangka Belitung.
Wakil Komandan Satgas I Tim Kamla, Kolonel Maritim UK Agung, mengatakan kapal  diberangkatkan pukul 18.00Wib.
KN Bintang Laut 4801 itu selanjutnya akan bergabung dengan kapal TNI AL untuk lakukan pencarian.
Selain Bakamla, Bea dan Cukai Kepri dan Basarnas Tanjungpinang juga mengirimkan tim ke lokasi untuk membantu mencari pesawat yang jatuh.
Dari Bangka Belitung diberitakan sebanyak 41 personel Tim SAR gabungan dari Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, berangkat menuju lokasi yang diduga sebagai titik jatuhnya pesawat.
“Tim SAR gabungan sudah berangkat pukul 14.10 WIB dari Pelabuhan Tanjung Pandan dengan menggunakan Kapal Motor Express Bahari langsung menuju lokasi jatuhnya pesawat AirAsia itu,” ujar Perwira Staf Operasi Laut Manggar, Mayor Laut Okta Bayu di Belitung Timur, Minggu.
Ia mengatakan, sebanyak 41 orang tim SAR gabungan tersebut akan langsung melakukan pencarian di tempat diduga jatuhnya pesawaat. Tim gabungan ini nantinya berkoordinasi dengan tim yang sedang menunggu informasi pasti di posko pencarian di Pos Laut Manggar.
“Tim gabungan lainnya masih menunggu informasi pasti keberadaan pesawat itu di posko pencarian. Sebagian tim sudah melakukan pencarian dan patroli di lokasi titik jatuhnya pesawat,” katanya.
Diketahui, Pesawat Airbus A320-200 milik Air Asia tujuan Surabaya-Singapura dengan nomor penerbangan QZ 8501 hilang kontak di perairan Pulau Belitung dengan titik koordinat 03.22.46 LS dan 108.50.07 BT.
Pesawat yang membawa sebanyak 155 orang penumpang pada pukul 06.12 WIB pesawat masih terlacak di ATC Jakarta dengan ketinggian 38.000 kaki. Namun pukul 06.18 WIB pesawat hilang dari pantauan radar dan dinyatakan hilang kontak.

Artikel ini ditulis oleh: