Dua karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/4). Perdagangan IHSG pada akhir pekan ditutup naik 11,65 poin atau 0,24 persen menjadi 4.914,73. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/16.

Jakarta, Aktual.com — Potensi pelemahan lanjutan sepertinya masih akan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di perdagangan hari ini.

Hal ini disebabkan karena masih minimnya sentimen positif yang menghampiri bursa saham domestik. Apalagi masih maraknya aksi jual yang terjadi di akhir pekan kemarin juga membuat potensi kenaikan nyaris tidak ada.

“Dengan kondisi itu, IHSG kembali membuka peluang melemah. Apalagi jika tidak ada sentimen yang cukup positif dan tidak tertahannya aksi jual, maka laju IHSG sudah pasti melanjutkan pelemahannya,” jelas analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam analisis hariannya, Senin (16/5).

Berdasarkan hal itu, pihaknya memproyeksikan pada perdagangan awal pekan ini, laju IHSG akan berada pada rentang support 4.725-4.739, sedangkan target resisten di kisaran 4.776-4.789.

Meski begitu pihaknya tetap berharap akan ada pembalikan arah dari IHSG menuju penguatan.

“Makanya, pelaku pasar tetap harus mewaspadai kembali terhadap perubahan sentimen yang dapat mengubah harapan atas kenaikan tersebut,” saran Reza.

Selanjutnya, kata dia, dari sisi teknikal peluang IHSG untuk kembali melemah juga masih besar. Ditengok dari indikator bearish engulfing masih menunjukkan adanya tren penurunan, sedangkan stochastic menuju area overbought dan MACD masih bergerak dalam tren negatif.

“Sehingga dari analisis itu, laju IHSG masih di atas area target support 4.716-4.739 dan masih di bawah area target resisten kami di 4.810-4.831,” jelas Reza.

Dengan adanya potensi pelemahan lanjutan pada IHSG di perdagangan hari ini, maka para pelaku pasar disarankan untuk mengakumulasi tujuh saham berikut ini:

1. MIKA akan berada pada kisaran 2600-2655, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 2600 dan cut-loss pada posisi 2570.

2. SCMA akan berada pada kisaran 3320-3400, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 3320 dan cut-loss pada level 3290.

3. BMTR akan berada pada kisaran 1085-1210, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1085 dan cut-loss pada posisi 1070.

4. AISA akan berada pada kisaran 1270-1360, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1270 dan cut-loss pada posisi 1240.

5. GIAA akan berada pada kisaran 448-485, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 448 dan cut-loss pada posisi 442.

6. GJTL akan berada pada kisaran 680 – 795, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 680 dan cut-loss pada posisi 665.

7. UNVR akan berada pada kisaran 44300-45150, disarankan beli selama diperdagangkan di atas 44000 dan cut-loss pada posisi 43800.

()