Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku akan ‘pasang badan’ atas rencana pemeriksaan Jokowi oleh Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dugaan korupsi UPS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
“Itu kan bukan diperiksa gimana-gimana. Artinya kan kita akan memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh polisi, penyidik,” kata Ahok di Balai Kota, Selasa (5/5).
Ahok menjelaskan maksud perkataan Kabareskrim Komjen Budi Waseso soal rencana pemeriksaan terhadap Jokowi. Menurutnya, pemeriksaan yang dimaksud Buwas lebih kepada permintaan data soal detail proyek pengadaan UPS.
“Kata Pak Buwas juga bukan mau periksa Pak Jokowi. Secara kepolisian kalau memang data yang dibutuhkan harus minta keterangan Pak Jokowi pun polisi tentu akan minta kepada beliau,” ungkapnya.
Ahok menegaskan Pemprov bakal kooperatif dan memberikan data-data yang diperlukan penyidik Mabes Polri untuk mengungkap tabir gelap kasus UPS.
“Kita kasih data semua kok. Kita juga sudah sering dimintai keterangan. Orang mengungkapkan mau panggil Jokowi, bukan begitu maksudnya. Kalau dibutuhkan keterangan. Kalau sudah cukup ya sudah nggak ada apa-apa lagi,” demikian Ahok.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid














