Jakarta, Aktual.co — Bekas istana Saddam Hussein, mantan Presiden Irak yang digulingkan dan dihukum mati pasca invasi pasukan Amerika Serikat ke Irak tahun 2003, kini terlantar, terbengkalai, dan terlihat tidak terawat. Saddam ketika berkuasa punya beberapa istana. Bekas istana Saddam ini adalah yang terletak di wilyah Babylon, sekitar 90 km selatan Baghdad, ibukota Irak.
Demikian dilaporkan Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar dari Baghdad, Rabu (4/3). Satrio melakukan perjalanan ke beberapa kota di selatan Irak, termasuk ke kota suci Muslim Syiah di Karbala. Satrio direncanakan berziarah ke makam Ali bin Abi Thalib, sahabat Nabi Muhammad SAW, dan Imam pertama yang sangat dihormati dalam tradisi Muslim Syiah.
Ketika invasi pasukan AS mau masuk ke kota Baghdad pada 2003, pasukan AS menggunakan istana Saddam ini sebagai basis dan akomodasi untuk pasukan . Istana itu kini terlihat seperti gedung megah di atas bukit, tetapi isinya kosong melompong.
Temboknya penuh coretan dan kumuh. Tidak ada satu pun perabot yang tersisa, dan tampaknya isi istana sudah habis dijarah pada 2003. Meskipun istana ini bertingkat, pengunjung tidak bisa naik ke lantai atas, karena tangga untuk naik ditutup dengan kawat berduri.
Kini bekas istana Saddam ini hanya menjadi obyek wisata, tapi juga terkesan tidak dikelola serius. Ketika Aktual.co berkunjung ke sana, hanya sedikit wisatawan lain yang berkunjung dan mereka semuanya juga warga Irak. Tidak terlihat satu pun wisatawan asing.

Artikel ini ditulis oleh: