Surabaya, Aktual.co — Kericuhan terjadi di ruang registrasi peserta Kongres Demokrat IV, di lantai 3 hotel Sangrila Surabaya.
Akibatnya, beberapa pengamanan internal partai Demokrat dikerahkan untuk memperketat penjagaan.
Kericuhan terjadi akibat belasan ketua DPC Partai Demokrat dari berbagai daerah yang dipecat memaksa masuk untuk melakukan registrasi agar bisa mengikuti kongres.
Namun, kedatangan mereka ditolak karena menurut petugas, registrasi sudah melalui ketua DPD masing-masing provinsi.
Situasi memanas, ketika salah seorang DPC dari Bangka Belitung yang tidak diperkenankan registrasi, memprotes dengan suara lantang hingga diikuti beberapa ketua DPC lainnya sampai terjadi kerumunan di depan ruang registrasi.
Akibat tidak ditanggapi protes tersebut, mereka pun melapor ke panitia kongres. Sebelum sampai ke ruang laporan panitia, mereka langsung ditarik satgas internal partai Demokrat untuk kembali menunggu ke ruang registrasi.
“Kami tetap akan menunggu di sini sampai bisa masuk. Karena kami juga peserta kongres dan punya hak untuk mnengikuti kongres. Dan ini bukti SK kami sebagai pengurus partai” kata Muchammad Ikhsan, Ketua DPC Purbalingga, Jawa Tengah, Muchammad Iksan sambil menunjukkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai kedua DPC, di Surabaya, Senin (11/5).
Diketahui sebelumnya, ada 161 Ketua DPC Partai Demokrat se-Indonesia yang dipecat secara mendadak oleh Partai Demokrat menjelang pelaksanaan Kongres ke-IV di Surabaya.
Para ketua DPC mengaku pemecatannya tidak sesuai prosedur partai. Mereka yang dipecat membentuk forum pertemuan ketua DPC yang tergabung dalam Kaukus Penyelamat Partai Demokrat.
Artikel ini ditulis oleh:

















