Palangka Raya, Aktual.com – Lebih dari 15 ribu warga kota Palangkaraya belum memiliki KTP elektronik (e-ktp). Untuk itu, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Palangkaraya menargetkan perekaman e-ktp sudah rampung sebelum pelaksanaan pilkada serentak pemilihan gubernur Kalteng.

“Sejak pergantian Kepala Dinas, Dukcapil melakukan reformasi besar besaran terkait proses perekaman hingga pencetakan, terbukti semula 19 ribu warga yang belum memiliki e-ktp kini berkurang menjadi 15 ribu, karena dijanjikan setelah rekaman, batas waktu 3 hari sudah selesai. Sehingga pihaknya optimis, ribuan warga belum memiliki e-ktp dapat terselesaikan, sebelum pelaksaan pilkada,” kata Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Muhammad Affendi kepada RRI, Minggu (06/9).

Menurut Fendi, pihaknya melakukan jemput bola ke permukimaan padat penduduk, sampai sampai warga sakit juga didatangi, agar hak pilih tidak hilang dalam pilkada tangal 9 desember 2020.

Untuk mendukung program jemput bola, pihaknya minta kerjasama lurah di 5 Kecamatan, untuk menginformasikan warga, terutama yang belum memiliki e ktp, agar secepatnya mendatangi kantor Dukcapil terdekat, pelayanan cepat seperti mengganti perubahan data kependudukan dijanjikan 5 menit selesai.

Disamping itu, secara tegas Afendi juga mengingatkan petugasnya, untuk tidak melakukan pungutan liar kepada warga, apalagi di tengah pandemi corona saat ini, semua warga terkendala ekonomi, apabila ketahuan sanksinya berupa teguran hingga di non aktifkan dari tugas melayani e-ktp.(RRI)

(Warto'i)