Jakarta, Aktual.co — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno baru menyadari kalau belum menunaikan kewajibannya untuk melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Dia mengaku kalau hal itu belum dilakukannya lantaran dirinya belum sempat ke KPK. Dia pun mengaku baru tahu harus lapor karena baca berita.
“Selama ini belum sempat saja, kami sedang siapkan karena baru lihat berita, oh iya belum lakukan itu,” kata Rini, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (5/11).
Aka tetapi, Rini mengatakan kalau dia telah menerima formulir LHKPN dari sekretaris kementerian. Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini mengaku tidak ada kendala dalam mengisi formulir LHKPN. 
“Enggak ada kendala, cuma isi saja,” kata dia. 
Dia berjanji akan menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara ke KPK pekan depan.
Sebelumnya, KPK meminta para menteri Kabinet Kerja untuk segera menyampaikan LHKPN. Hingga hari ini, baru satu menteri yang melaporkan LHKPN-nya, yaitu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandi.

()