Jakarta, Aktual.co — Komisi III DPR RI datangi Polda Kepulauan Riau untuk bahas insiden baku tembak antara Polri dan TNI beberapa waktu lalu.
Ketua Komisi III DPR RI Muhammad Aziz Syamsuddin meminta Polda untuk dapat mengusut kasus ini hingga tuntas.
“Komisi III meminta Polda Kepri mengusut tuntas bukan hanya pelaku lapangan tapi otak intelektualnya,” kata Aziz usai rapat, Sabtu (22/11) malam.
Menurut dia, Polda harus kerjasama dengan PPATK karena ini berkaitan dengan aliran dana. Tak hanya itu, politikus Golkar itu juga meminta agar pihak kejaksaan menaruh perhatian khusus terhadap kasus yang melibatkan aparat negara.
Dalam rapat itu, dibahas juga mengenai kejanggalan-kejanggalan yang terjadi dalam peristiwa bentrokan tersebut.
Aziz meminta Puslabfor Polri dan penyidik TNI memberi perhatian serius pada kejanggalan ini. Dia juga berharap agar penyelidikan rampung secepat mungkin.
“Kalau kita lihat dari rentetan peristiwanya seperti itu. Kejanggalan salah satu korban yang kena mortil pelurunya dari arah belakang bukan dari depan kami minta puslabfor untuk mengusut. Jenis peluru pecah sehingga ini jarang, ini dari senjata khusus,” kata Aziz.
Artikel ini ditulis oleh:

















