Dia pun berharap Jokowi segera mengevaluasi kinerja Buwas. Apalagi, Buwas belum memiliki inovasi bagus terkait dengan penyerapan pangan ke Bulog untuk mendimanisir harga di petani dan masyarakat. “Mereka juga gagal mendistribusikan dan cenderung merugikan yang negara,” katanya.

Di kesempata lain, Pengamat Anggaran Politik dan Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan Buwas harus banyak koordinasi dengan beebagai lembaga yang ada. Kemudian Buwas harus memperbaiki manajemen di Bulog.

“Manajemen di Bulog juga harus diperbaiki. Kalaupun ada beras menumpuk di gudang kesalahan impor. Menumpuknya beras di gudang makanya diperbaiki,” paparnya.

“Manajemen internal ada juga yang rusak. Tidak siap. Tidak ada korrdinasi diantara tingkat internal maupun ekaternal,” imbuhnya.

Uchok menambahkan, ketika Beras datang Bulog kelabakan. Harusnya, beras yang lama dikelola, dikeluarkan sehingga ketika beras baru datang bisa buat stok. “Makanya, Manajemen pergudangan diperbaiki supaya kualitas beras lebih baik,” tuturnya.

Bebarapa waktu lalu, Perum Bulog bakal melepaskan 50.000 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, pelepasan beras tersebut dilakukan untuk menghindari beras rusak karena terlalu lama disimpan di gudang.

(Abdul Hamid)