JAKARTA, Aktual.com – ‘Wanita Emas’ atau Hasnaeni, kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak wabah virus corona. Bantuan berupa beras dan sejumlah uang. Bantuan dibagikan kepada masyarakat sekitar kediamannya di Jalan Kemang Timur, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Total bantuan yang kami salurkan sebanyak 1 ton beras,” kata Hasnaeni, Sabtu (2/5), di sela penyerahan bantuan di area Masjid Nur Muhammad.

Setiap warga, diberikan beras sebanyak 5 kg. Di samping bahan pokok, masyarakat juga diberi uang Rp 50 ribu dan masker.

Selain masyarakat sekitar yang membutuhkan, bantuan juga diberikan kepada pengemudi ojek online (ojol) dan petugas penanganan prasarana dan sarana umum ( PPSU).  “Kita ingin meringankan beban mereka yang terdampak covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara, menurut warga yang menerima bantuan, Mamiek (64), ia sangat terbantu dengan paket bantuan yang diberikan Hasnaeni.

“Alhamdulillah, saya senang bisa dapat bantuan. Terima kasih Ibu Hasnaeni,” kata warga RT 02/02 itu.

Senada, Ishak, warga lainnya, juga bersyukur atas bantuan wanita yang sempat mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta itu.

Terlebih, profesinya sebagai buruh konveksi saat ini tak menghasilkan uang yang cukup akibat pandemi covid-19.

“Lumayan beras bisa buat makan tiga hari paling cepat. Uangnya buat beli bukaan, kolak,” tutur pria 50 tahun itu.

Bantuan Pemerintah Tak Tepat Sasaran

Menurut Hasnaeni, dirinya turun tangan menyerahkan bantuan ke masyarakat, setelah mendapatkan sejumlah laporan tentang tak meratanya bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ia ingin ‘menyentil’ para pejabat khususnya kepala daerah berserta jajaran, agar mendistribusikan bansos berupa sembako maupun uang tunai secara tepat.

“Karena saya mendapat informasi ada bantuan yang tak tepat sasaran. Ada orang yang membutuhkan bantuan malah tidak terima. Belum lagi soal adanya pemotongan bantuan tunai,” tutur dia.

Ia ingin pemerintah daerah dan jajaran tulus, jujur dan bekerja sungguh-sungguh dalam menyalurkan bantuan ke masyarakat. Sehingga seluruh kebijakan penanganan corona yang telah ditetapkan, bisa optimal hasilnya.

“Jangan hanya bisa meminta warga berada di rumah, menerapkan PSBB atau social distancing. Sementara kebutuhan sehari-hari mereka tidak terpenuhi,” tandas perempuan yang berniat maju sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2024 ini.

(As'ad Syamsul Abidin)