Saudaraku, hidup ini mudah-mudah susah. Tatkala merangkak di bawah, gelombang pasang menghadang. Tatkala membubung di atas, angin kencang menerjang. Tatkala berjalan lempang, tertubruk penerabas penelikung. Tatkala berjalan menikung, tersandung terpelanting.

Tatkala sibuk kerjaan, lelah merebahkan. Tatkala menganggur, cemas melemaskan.Tatkala jelata, tak ditengok orang. Tatkala terkenal, tertekan harapan orang.

Betapapun, tanpa kesulitan apa artinya kesenangan. Tanpa ujian apa hebatnya pencapaian. Tanpa duka-sengsara, apa istimewanya suka-bahagia.

Siapa hendak memetik mawar, harus siap tertusuk duri. Hidup yang tak diperjuangkan tak dapat ditinggikan.

Apa yang menyayat hatimu akan menggembirakanmu. Kepedihan adalah obat pahit penawar sakitmu.

Apa yang meletihkanmu akan menguatkanmu. Keringat adalah lava pendidih potensimu.

Apa yang mengujimu akan membahagiakanmu. Cobaan adalah pelambung makna hidupmu.

Apa yang kau geluti akan menjadikanmu. Nasib adalah ketetapan yang terpahat lewat ikhtiar.

 

Makrifat Pagi, Yudi Latif

(As'ad Syamsul Abidin)