Jakarta, Aktual.co — Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada sejumlah Badan Usaha Milik Negera (BUMN) sebesar Rp72,9 triliun yang diajukan oleh Menteri BUMN Rini Sumarno, terus menuai kritik dari parlemen.
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai dana sebesar itu berpotensi menjadi skandal besar.
“Itu (PMN) bisa jadi belanja yang nggak bisa dipertanggungjawabkan, saya khawatir jadi skandal besar. Karena itu lebih baik jangan disetujui,” kata Fahri, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (6/2).
Selain itu, anggaran yang diajukan pemerintah untuk menyokong keberlangsungan perusahaan pelat merah itu terlalu spektakuler. Karenanya, pemerintah diminta membicarakan mengenai pengajuan anggaran tersebut lebih serius dengan DPR.
“Karena itu lebih baik jangan disetujui dulu. Lakukan pembicaraan yang lebih serius, sehingga pada masa sidang yang akan datang pembicaraannya lebih matang dan pasti.”
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang

















