djarot saiful hidayat

Jakarta, Aktual.com-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya bakal menanggung semua biaya pengobatan warga sipil korban ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam.

Pernyataan Djarot dikemukan usai membesuk korban yang tengah mendapat perawatan medis di RSUD Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (25/5).

“Untuk sipil itu kami tanggung semua, baik di rumah sakit swasta maupun di rumah sakit pemerintah. Yang sipil semuanya Pemprov karena mereka semua korban,” ujar Djarot.

Sedangkan biaya korban dari anggota kepolisian bakal ditanggung pihak kepolisian.

Adapun dua korban warga sipil yang dirawat di RSUD Budhi Asih, yakni Tasdik (42) dan Susi Afitriyani (21). Tasdik menderita luka di bagian lengan kanannya dan dirawat di kamar kelas 1. Saat ini kondisinya membaik usai menjalani operasi.

Sedangkan korban lainnya, Susi tengah menjalani operasi karena patah tulang.

Saat dibawa ke rumah sakit, kata Djarot, Susi tidak mengantongi identitas. Namun, Susi bisa dimintai keterangan karena masih dalam keadaan sadar.

“Kami kesulitan untuk menghubungi keluarganya, tapi berkat bantuan teman-teman di Orari itu, akhirnya berita itu sampe ke keluarganya dan hari ini keluarganya akan menuju ke sini dari Brebes,” ujar Djarot.

Adapun warga sipil yang menjadi korban ledakan itu tercatat ada lima orang itu, yaitu Agung (sopir Kopaja dan dirawat di RS Premier Jatinegara, Damai Sihaloho (sopir mikrolet dan dirawat di RS Hermina, Tasdik (karyawan Bank Mandiri, dirawat di RS Budhi Asih, Susi Afitriyani (mahasiswi, dirawat di RSUD Budhi Asih, dan Jihan (mahasiswi, dibawa ke RS Premier Jatinegara).

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs