Lampung, Aktual.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung bersama warga setempat berupaya melakukan pencarian terhadap bocah M Agung Prakoso 5 tahun, yang dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Balau Lunik di Segala Mider Kota Bandar Lampung, Sabtu (5/3) sore.

Pasalnya, korban sampai saat ini belum juga ditemukan. Warga dan BPBD menyusuri sungai, yang diduga terbawa arus air hingga menyeret bocah malang itu. Pencarian yang dilakukan pada Sabtu malam dihentikan sementara, untuk dilanjutkan kembali Minggu (6/4) pagi.

Menurut informasi dari BPBD Bandar Lampung, pencarian korban bocah hanyut itu terpaksa dihentikan karena kondisi sudah gelap. Namun direncanakan akan dilanjutkan lagi pagi harinya.

Sebanyak 15 anggota tim SAR dan Satgas Damkar dari BPBD Bandarlampung diterjunkan, dengan dibantu sejumlah warga untuk mencari korban. Namun belum menemukannya walaupun telah turun dan menyusuri Sungai Balau Lunik yang berada di belakang Perumahan Blora Indah tersebut.

Tim pencarian korban terbagi tiga, untuk menyusuri Sungai Balau Lunik dengan berjalan kaki dan memantau di pintu air untuk menemukan korban. Namun korban belum juga ditemukan.

Hujan deras disertai angin kencang di Bandarlampung pada Sabtu sore juga mengakibatkan pohon besar di depan Markas Polda Lampung di kawasan Telukbetung tumbang, sehingga mengakibatkan aliran listrik terganggu.

Hujan deras ini juga menimbulkan banjir dan genangan air sejumlah rumah di depan RSUD Dr H Abdul Moeloek Bandarlampung, yaitu Jl Teuku Umar, antara lain di Sekretariat LSM Watala Lampung dan sekitarnya.

(Wisnu)