Beranda Nasional Hukum BPI KPNPA Singgung Kapolri soal Kasus Brigadir J yang Belum Tetapkan Tersangka

BPI KPNPA Singgung Kapolri soal Kasus Brigadir J yang Belum Tetapkan Tersangka

Tim Inafis Polri melakukan prarekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) baku tembak antaranggota tewaskan Brigadir J di rumah Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7).
Tim Inafis Polri melakukan prarekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) baku tembak antaranggota tewaskan Brigadir J di rumah Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7).

Jakarta, aktual.com – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA-RI), Tubagus Rahmad Sukendar mendukung pernyataan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta ikut mengawasi dan memantau proses penanganan kasus Brigadir J. Meskipun pada saat bersamaan, Rahmad menyebut kasus ini masih sangat misterius walau sudah berlangsung hampir 20 hari.

“Kenapa disebut masih jadi Misteri? Karena sudah mau masuk ke 20 hari, belum juga ada kejelasan untuk para tersangkanya. Sedangkan Bareskrim menegaskan kasus yang dilaporkan keluarga Brigadir J sudah naik ke proses penyidikan,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (28/7) pagi.

Karena itu, menurut Rahmad, seharusnya Bareskrim sudah menetapkan tersangka. Pasalnya, dengan penetapan tersangka, maka kasus tersebut akan menjadi terang benderang dan tidak bias kemana-mana.

“Saya kira apa yang disampaikan Kapolri harus segera dapat dibuktikan. Apalagi sebagian masyarakat di nusantara ini sedang intens menyoroti kinerja dari tim bentukan Kapolri tersebut,” sambungnya.

Rahmad mengingatkan semua pihak untuk mengikuti arahan dan komitmen Kapolri yang sangat menginginkan adanya transparansi dalam proses pengusutan peristiwa polisi tembak polisi ini. Dengan komitmen tersebut, dirinya pun mengharapkan penanganan kasus ini dilakukan dengan akuntabiltas yang baik sehingga dapat memberikan rasa keadilan yang sangat ditunggu publik.

“Hasil tim bentukan Kapolri sangat tentu harus dipertanggungjawabkan ke publik dan betul-betul bisa memenuhi rasa keadilan yang ditunggu publik. Kita semua tengah menunggu hasilnya,” tuturnya.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum (DitTipidum) Bareskrim Polri telah meningkatkan status hukum laporan dugaan pembunuhan berencana Brigadir J ke tahap penyidikan. Meskipun sudah dinaikkan ke penyidikan, namun Polri belum menetapkan seorang tersangka dalam perkara tersebut.

“Penyidik belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka,” ujar Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi pada pekan lalu.

(Megel Jekson)