Jakarta, Aktual.Com-Kabiro Humas dan Kerjasama Internasional Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) R Yudi Ramdan Budiman mengatakan sebagai Ketua dari INTOSAI WGEA (International Organization of Supreme Audit Institution Working Group on Environmental Auditing), BPK berkomitmen untuk melaksanakan rencana kerja INTOSAI WGEA periode 2014-2016.
Salah satu tujuan dalam rencana kerja tersebut adalah memperbanyak diseminasi dan pertukaran informasi serta training terkait dengan audit lingkungan (enhance information dissemination, exchange, and training on enviromental auditing).
Lebih lanjut Yudi menambahkan sejalan dengan tujuan tersebut, BPK RI mengembangkan dan mendiseminasi modul pelatihan audit kehutanan dalam bentuk penyelenggaraan training internasional tentang audit kehutanan.
“Training bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemeriksa dari berbagai lembaga pemeriksa keuangan /Supreme Audit Institutions (SAI) dalam melakukan pemeriksaan atas hutan,” ujar Yudi melalui perangkat seluler di Jakarta, Senin (19/9/2016).
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh BPK RI, sambung Yudi yakni dengan digelarnya acara Pengembangan kapasitas auditor dari Lembaga Pemeriksa Keuangan/Supreme Audit Institutions (SAI) negara-negara yang tergabung sebagai anggota INTOSAI WGEA dalam melakukan pemeriksaan kehutanan.
Kegiatan tersebut kata dia digelar di Pusdiklat BPK RI, di bilangan Kalibata, Jakarta, Senin (19/9/2016) dan dibuka oleh Ketua BPK RI Harry Azhar Azis dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan diikuti oleh 20 auditor yang mewakilili sembilan negara, yakni Bangladesh, Saudi Arabia, Cina, Jordan, Srilangka, Iran, Thailand, Philipina dan Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















