Jakarta, Aktual.com – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami tiga kali gempa guguran pada Selasa (24/9).

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan tiga kali gempa guguran yang terekam pada periode pengamatan pukul 00:00 sampai 06:00 WIB memiliki amplitudo 2-3 mm dengan durasi 12.24-25.2 detik.

Selain gempa guguran, gunung api teraktif di Indonesia itu juga mengalami satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 3 mm selama 16.96 detik.

Selanjutnya, hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 30 meter di atas puncak kawah.

Cuaca di gunung itu cerah berawan dengan angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 12.8-19 derajat Celsius, kelembaban udara 56-96 persen, dan tekanan udara 569.2-710.2 mmHg.

(Abdul Hamid)