Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga gabah pada April 2015 mengalami penurunan, baik di level petani maupun di penggilingan. Gabah kering panen (GKP) di tingkat petani pada April 2015 mencapai Rp4.106,73/kg, turun 8,74 persen dari bulan sebelumnya, sedangkan gabah kering giling (GKG) sebesar Rp4.842,69/kg, turun 8 persen dari bulan sebelumnya.

Kepala BPS, Suryamin mengatakan harga tertinggi sebesar Rp9.000/kg pada GKP varietas Siam Mayang terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Sedangkan harga terendah sebesar Rp2.800/kg pada varietas Ciherang di Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (NTB).

“Ini karena sudah masuk ke musim panen, jadi rata-rata harga gabah turun di petani dan di penggilingan,” ujar Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (4/5).

Lebih lanjut dikatakan dia, untuk harga rata-rata tingkat penggilingan, GKP sebesar Rp4.187,27/kg atau turun 8,78 persen dari bulan sebelumnya. Sedangkan untuk GKG sebesar Rp4.920,26/kg turun 8,07 persen dari bulan sebelumnya.

“Ini bagus untuk ke depannya, tapi sebagian daerah masih ada yang belum panen, dan baru bulan ini memasuki musim panennya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka