Jakarta, Aktual.co — Nilai impor Indonesia pada Januari 2015 mencapai USD12,59 miliar. Jumlah tersebut turun 12,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau turun USD1.843 Juta. Dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014 turun 15,59
“Impor non-minyak dan gas (migas) Januari 2015 mencapai USD10,48 miliar atau turun 5,15 persen dibanding bulan sebelumnya, dan turun 7,83 persen dari Januari 2014,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (16/2).
Lebih lanjut dikatakan dia, impor migas Januari 2015 mencapai USD2,11 miliar, turun 37,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Demikian pula jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014, turun 40,42 persen.
“Penurunan impor migas dipacu oleh turunnya nilai impor minyak mentah USD295,5 juta (32,75 persen), hasil minyak USD971,8 juta (41,61 persen), dan gas USD167,9 juta (53,68 persen). Migas juga turun karena harga minyak turun dan pergeseran dari konsumsi minyak ke gas,” jelasnya.
Untuk diketahui, impor non-migas terbesar Januari 2015 adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanik, dengan nilai USD2,01 miliar. Nilai tersebut turun 0,52 persen dibanding impor golong barang yang sama pada Desember 2014.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















