Pelalawan, Aktual.com – Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pelalawan Hartono secara resmi membuka Sosialisasi Sensus Pertanian 2023 di Hotel Dika Raya, Rabu (28/12).

Sosialisasi tersebut digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pelalawan dan diikuti oleh 59 peserta yang terdiri atas perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan perwakilan perusahaan swasta.

Tema yang diangkat dalam sosialisasi tersebut, yakni “Dukungan dan Pemanfaatan Hasil Sensus Pertanian Tahun 2023 dari dan untuk  Dinas Instansi Terkait” dengan tagline “Mencatat Pertanian Indonesia untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Rakyat”.

Kepala BPS Kabupaten Pelalawan, Hartono menyampaikan bahwa Penyelenggaraan Sensus Pertanian dilakukan oleh BPS sejak tahun 1963, Sensus Pertanian 2023 (ST2023) adalah yang ketujuh. Hasil Sensus Pertanian 2023 merupakan pijakan untuk merancang masa depan (pathways) pertanian dan pangan ke depan. Hal ini tergambar dari tujuan ST2023 antara lain memotret perubahan struktur pertanian Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir.

“Pertanian merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian. Hal ini menyebabkan data hasil Sensus Pertanian merupakan tonggak penting bagi perekonomian Indonesia, khususnya Kabupaten Pelalawan. Dengan peran seluruh pihak, maka diharapkan data yang sudah terbarui ini memiliki kualitas yang baik digunakan oleh para pemangku kebijakan, khususnya di bidang pertanian,” jelas Hartono.

Acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala BPS Kabupaten Pelalawan, Hartono, yang membahas tentang “Kolaborasi Sensus Pertanian 2023” dan narasumber kedua, yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan, Tengku Nahar, yang membahas tentang “Pemanfaatan Hasil Sensus Pertanian dalam Pembangunan Sektor Pertanian dan Peningkatan Ketahanan Pangan.” Pemaparan oleh kedua narasumber dipandu oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Novri Wahyudi sebagai moderator.

Pelaksanaan ST 2023 ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Hal ini disampaikan oleh Tengku Nahar bahwa, “Dalam rangka membangun sektor pertanian dan peningkatan ketahanan pangan, kami menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ST 2023 ini sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk unggulan pertanian di Indonesia, termasuk Kabupaten Pelalawan.”

ST 2023 akan melalui rangkaian tahapan kegiatan dimulai dari perencanaan, persiapan, pengumpulan data, pengolahan data, hingga penyajian dan analisis data. Pelaksanaan ST 2023 merupakan salah satu bentuk upaya peningkatan kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan. Oleh karena itu, dibutuhkan peran seluruh lapisan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ST 2023 yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 s.d. 31 Mei 2023.

#ST2023
#MencatatPertanianIndonesia

(Ikhwan Nur Rahman)