Jakarta, Aktual.co — Badan Urusan Logistik (Bulog) tidak mau berandai-andai ikhwal adanya informasi jika beras sintetis yang ditemukan masyarakat, merupakan hasil impor dari Cina.

Direktur of Plannning and Business Development Badan Urusan Logistik (Bulog), Fadzri Santosa mengatakan bahwa kesimpulan asal muasal beras, biarlah aparat penegak hukum yang menyampaikannya.

“Belum tahu (dari Cina atau bukan), kita tunggu saja penyelidikannya jangan berandai-andalah,” ujar Fadzri kepada wartawan di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5).

Apalagi, sambung dia, hasil laboraturium belum menemukan kebenaran soal beras sintetis tersebut. “Belum keluar dan pihak Bareskrim juga belum ada perkembanganya, kita tunggu saja.”

Kendati demikian, sambung dia, Bulog akan membantu pihak penegak hukum dalam menyelesaikan kasus ini secara jelas. “Kita juga bantu aparat agar ini dapat selesai, karena ini tentu dahsyat juga dampaknya keresahan di masyarakat, pedagang (beras) terkena imbasnya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Wisnu