Jember, Aktual.com – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) kembali mengapresiasi PMI Kabupaten Jember yang aktif ikut dalam Jember Hadir Untuk Rakyat (JHUR).

Saat acara JHUR di Kecamatan Panti, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun secara kompak mendukung PMI yang aktif dalam banyak kegiatan di Kabupaten Jember. Salah satunya dalam kegiatan JHUR Pemkab Jember pada, Jum’at (25/02).

Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun sama-sama menilai PMI sebagai lembaga kemanusiaan memberikan manfaat besar kepada masyarakat Jember. Tidak hanya dalam pelayanan dalam memebuhi kebutuhan darah bagi pasien saja. Tetapi juga kegiatan kemanusiaan lainnya, salah satunya dalam penangan COVID-19.

Bahkan, Bupati Hendy kembali menemui petugas donor darah yang sedang melayani masyarakat di kecamatan Panti. Orang nomor satu di Jember itu menanyakan jumlah relawan pendonor yang ikut donor. Pun dengan Wabup Gus Firjaun yang menanyakan tentang syarat-syarat menjadi relawan pendonor darah.

“Apa syarat untuk bisa ikut donor darah,’” kata Gus Firjaun kepada petugas Unit Donor Darah (UDD).

Kedua pemimpin Pemkab Jember itu saat berkunjung ke pelayanan donor darah UDD PMI Kabupaten jemebr didampingi dr Ayu Dwi Anggraini, kepala Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember serta dr Joy dari PMI juga. Atas pertanyaan itu, dr Ayu menyatakan ada beberpa syarat agar pendonor bisa lolos. “Antara lain usia minimal 17 tahun, lolos screening tensi, HB dll,” imbuhnya.

Dari kegiatan donor darah diperoleh 8 kantong, 5 kantong dan 3 kantong.

Selain itu, PMI juga menggelar promosi kesehatan. Jenis Promkes yang dilaksanakan adalah siaran keliling dengan materi disiplin melaksanakan prokes dan manfaat vaksinasi, dimulai pada pukul 09.00 -10.30 route yang di ambil adalah Desa Panti, Desa Serut dan Desa Glagahwero.

Kemudian pembagian masker kain, sasaran para pendonor yang tidak menggunakan masker saat berdonor dan masyarakat sekitar lokasi donor yang tidak memakai masker. Hal ini dilakukan untuk pencegahan virus corona varian omicron sekaligus edukasi kepada para sukarelawan donor darah bahwa prokes harus di laksanakan dengan disiplin.

Selain itu juga layanan ambulance PMI dan medis memberikan pertolongan pertama kepada salah satu pelaksanan kegiatan yang mengalami gangguan kesehatan.

(Aminudin Aziz)

(A. Hilmi)