Jember, Aktual.com – Hal ini terungkap pada saat Safari Ramadhan di Jenggawah, Selasa (12/4) saat Bupati Jember, Hendy Siswanto mengadakan audiensi dengan GTT dan PTT yang baru mendapatkan SK. “Pak Bupati, apakah kami setelah mendapatkan SK ini apa juga dapat THR?,” tanya Jihan, salah satu penerima SK saat dialog di Masjid Baiturrahman Desa Wonojati Jenggsawah.

Pertanyaan inipun sepertinya diamini oleh ratusan guru yang saat itu mendapatkan SK pengangkatan GTT dari Bupati Hendy Siswanto. Applaus guru memenuhi teras Masjid tempat dialog Bupati dengan guru disela sela acara Safari Ramadhan.

“Sudah pasti Pemkab akan memberikan THR kepada guru-guru termasuk GTT, jadi tidak perlu khawatir, karena itu sudah menjadi tanggung jawab kami, dan THR ini adalah hak kalian, makanya saya sudah komitmen akan mengembalikan hak rakyat,” jawab Bupati Jember yang disambut gembira guru guru.

Bupati Jember sendiri, pada safari Ramadhan di wilayah kecamatan Jenggawah, menyerahkan 768 SK untuk GTT dan PTT dari beberapa kecamatan, diantaranya dari Kecamatan Jenggawah, Tempurejo, Ambulu dan Wuluhan.

Bupati juga tidak memungkiri, bahwa anggaran belanja untuk honor guru di Jember cukup tinggi, yakni mencapai 257 M, hal ini yang juga menjadikan pertimbangan pemerintah pusat untuk membuka lowongan P3K di Kabupaten Jember, meski disisi lain saat ini Kabupaten Jember masih kekurangan ribuan guru.

“Anggaran belanja untuk honor guru di Jember saat ini cukup besar, mencapai Rp.247 M, ini yang akhirnya juga menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk membuka lowongan P3K di Jember, kami masih lobi lobi agar Jember dapat kuota P3K, karena saat ini Jember masih membutuhkan guru sekitar 4000 guru, tentunya kami berharap anggaran belanja untuk guru ini tidak semua dibebankan ke daerah, tapi juga di bantu oleh APBN,” pungkas Bupati.

(Aminudin Azis)

(Aminuddin Aziz)